Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Anak Dengan KDK

Manajemen
Asuhan Kebidanan Pada Anak Dengan KDK

Pada
Anak “R” Usia 3,5 Tahun

Di
Zaal Anak RSUD SOLOK

Tanggal
7 Februari 2011

 

 

DATA
DASAR

 

INTERPRETASI
DATA

MASALAH
POTENSIAL

TINDAKAN
SEGERA

PERENCANAAN

PELAKSANAAN

EVALUASI

Tanggal : 7 Februari 2011

Jam : 16.25 wib

 

Data subjektif :

- ibu
mengatakan anaknya demam tinggi sejak dua hari yang lalu.

- ibu
mengatakan anaknya kejang 7 kali selama 2 hari terakhir lebih kurang 15 menit

- ibu mengatakan anaknya batuk

 

Data objektif :

- KU lemah

- TTV

     S : 390C

     N : 90 kali/menit

     P : 40 kali//menit

- BB sekarang :
15 kg

 

Inspeksi :

-         
konjungtiva merah muda

-         

anak tampak lemah

-         
leher tidak ada pembesaran
kelenjer tiroid dan limfe

-         
 perut tidak terdapat asites

Diagosa :

Anak usia 3,5 tahun dengan KDK dan
keadaan umum lemah

 

Dasar :

-         
demam
tinggi sejak dua hari yang lalu

-         
kejang sebanyak 7 kali

 

Masalah :

-         
Demam tinggi dan disertai
kejang

 

Kebutuhan :

-         
kompres panas

-         
monitor TTV

-         
Anjurkan
ibu untuk kompres hangat bila demam

-         
Atasi
demam dengan memberikan obat demam

-         
pasang IUFD

-         
kolaborasi dengan dokter

Epilepsi

Kolaborasi dengan dokter

1. Bina
hubungan baik dengan klien dan keluarga

 

 

 

 

 

2. Informasikan
hasil pemeriksaan pada keluarga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Jelaskan
penyebab kejang kepada keluarga.

 

 

 

 

 

 

 

4. Anjurkan keluarga
memberikan kompres hangat pada anaknya

 

5. Penuhi
kebutuhan nutrisi dan cairan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6. Anjurkan
anak untuk istirahat

1. Membina
hubungan baik dengan klien dan keluarga dengan berkomunikasi yang baik dan
efektif.

 

2.
Menginformasikan hasil pemeriksaaan pada keluarga bahwa keadaan anaknya saat
ini lemah.

TTV :

 S : 39­0C

 N : 90 kali / menit

 P : 40 kali / menit

 

3. Menjelaskan
penyebab kepada keluarga yaitu karena suhu tubuh yang terlalu tinggi sehingga
anaknya mengalami kejang dan kesadarannya menurun.

 

4. Menganjurkan
keluarga untuk memberikan kompres hangat pada anaknya.

 

5. memenuhi
nutrisi dan cairan anak dengan cara memasang IUFD kaen IB 8 tetes/menit (dengan
kolaborasi dokter) dan menganjurkan banyak minum air putih.

 

6. Menganjurkan anak untuk banyak istirahat,
yaitu tidur siang 3 jam dan tidur malam 8 jam.

1. Terbinanya
hubungan baik dengan klien dan keluarga

 

 

2. Hasil
pemeriksaaan sudah diberitahukan kepada keluarga.

 

 

 

 

 

 

 

3. Keluarga
mmengerti dengan penjelasan yang diberikan

 

 

 

 

4. kommpres
hangat sudah diberikan.

 

 

 

5. Infus sudah
terpasang dan anak mau minum.

 

 

 

 

 

 

 

6. Anak mau istirahat